Rabu, 29 Mei 2013

Bekerja Sambil Melancong

Hati berbunga riang saat ditugaskan untuk menghadiri mesyuarat di destinasi percutian yang diidam-idamkan selama ini. Disebabkan jadual mesyuarat yang padat, kunjungan itu hanya untuk tugasan semata-mata. Ia pasti sesuatu yang rugi bukan? Lebih merugikan jika di hadapan hotel penginapan terbentang luas lautan yang cukup popular tetapi tetap tidak sempat menghabiskan masa terbuang di sana. Asal bijak mengatur masa, anda pasti punya masa untuk melancong walaupun ketika itu jadual anda pahat.

Tip berikut mungkin dapat menjadi panduan untuk anda merancang percutian ketika bekerja di luar kawasan. Bak kata pepatah, menyelam sambil minum air.

Ketahui jadual

Mengetahui jadual sepanjang berada di luar kawasan amat penting bagi merancang ‘percutian’ peribadi anda . Teliti jadual anda dan pilih aktiviti yang sesuai dengan masa terluang yang ada. Ketika pagi, makan tengah hari, petang atau malam selepas semua urusan kerja selesai pada hari itu mungkin masa yang tepat untuk anda manfaatkan.

Jesteru, melihat matahari terbit pada pagi hari atau suasana malam cukup meriah di kawasan berhampiran pasti menyeronokkan, sekali gus dapat merehatkan minda yang sarat memikirkan urusan kerja.

Ketahui lokasi anda menginap

Satu lagi perkara yang penting dan perlu dititikberatkan jika mahu bekerja sambil melancong adalah mengetahui lokasi anda menginap sepanjang berada di destinasi. Dapatkan maklumat tempat menarik yang boleh anda kunjungi atau aktiviti menarik di kawasan berhampiran hotel penginapan. Jangan lupa juga maklumat sebanyak mungkin tempat makan yang popular dan sedap di kawasan sekitar hotel. Bagaimanapun, jika tidak punya sebarang tempat menarik di kawasan sekitar hotel, anda boleh memanfaatkan masa anda bersiar-siar dalam kawasan hotel dan melakukan aktiviti yang disediakan.

Makan tengah hari di luar

Setiap kali seminar atau mesyuarat, makan tengah hari sememangnya disediakan. Namun, ia bukan wajib untuk anda menyertainya. Oleh itu, ada mungkin boleh makan tengah hari di luar, sekali gus membolehkan anda untuk ‘mencuci mata’ sejenak. Namun, sebelum mengambil keputusan untuk makan tengah hari di luar, buatlah kajian atau tanya pihak hotel tempat makan yang disarankan selain menyajikan makanan sedap, halal bagi Muslim dan tempat yang menarik. Tidak perlu restoran mewah, restoran biasa atau warung sudah memadai.

Luangkan masa ketika malam

Malam adalah waktu anda melancong. Jika beruntung, anda boleh mengunjungi destinasi melancong yang meriah hingga tengah malam atau pagi. Jika tidak, carilah aktiviti yang boleh anda lakukan ketika malam. Jalan-jalan sekejap di luar hotel sudah memadai atau mungkin berjalan ditepi pantai yang berdekatan dengan hotel dan duduk menikmati minuman sambil ditemani deruan ombak. Namun, anda harus berhati-hati terutama jika anda berseorangan kerana berjalan ketika malam ada banyak risiko. Jangan lakukan aktiviti yang memenatkan atau lambat pulang ke bilik hotel kerana keesokan harinya anda masih ada seminar atau mesyuarat yang harus dihadiri.

Bersiar-siar

Pada waktu terluang, cuba tenangkan fikiran dengan bersiar-siar. Tidak perlu menaiki kenderaan kerana berjalan kaki saja anda pasti dapat menyenangkan fikiran. Caranya, mulakan hari pertama anda dengan menjelajah di hotel penginapan anda. Kemudian, keluar dari hotel dan berjalan-jalan di kawasan sekitar luar hotel. Pastinya sepanjang perjalanan pasti anda boleh menemui banyak perkara menarik seperti membeli cenderamata unik atau mencuba makanan tempatan di warung tepi jalan. Jika penat berjalan, pulanglah ke hotel dengan menaiki teksi atau pengangkutan awam yang tersedia di situ.

Tambah hari

Jika jadual mesyuarat atau seminar anda terlalu padat hingga langsung tidak memberi peluang untuk anda melancong, tambahan hari anda di destinasi adalah jalan terbaik Jika anda mahu menambah hari, banyak perkara yang harus dititikberatkan dan sebaiknya, keputusan itu di buat sebelum anda sampai ke destinasi. Ini kerana, anda perlu mengubah masa tiket penerbangan pulang anda, selain bilik hotel untuk menginap selepas habis urusan kerja dan pengangkutan anda sepanjang berada di situ. Jangan lupa pula membawa pakaian yang lebih santai dan sesuai untuk anda melancong. Ini bagi mengelakkan anda terpaksa memakai pakaian rasmi kerana tidak membawa baju lebih.

Dosa Suami

Ingin tahu dosa-dosa yang kerap dilakukan oleh para suami dan apa saja macamnya?

Dosa-dosa suami:

• Menyebarkan Rahasia Ranjang
• Menggauli Istri yang Sedang Haid
• Menggauli Istri pada Duburnya
• Poligami dan Tidak Berlaku Adil pada Istri
• Tidak Mau Menalak, Padahal Sudah Tidak Mungkin Ada Perbaikan
• Menelantarkan Anak-Anak setelah Menceraikan Istri
• Mengabaikan Kesejahteraan Istri
• Kurang Perhatian dan Menyenangkan Hati Istri
• Tidak Peduli terhadap Kejiwaan Istri
• Kurang Peduli terhadap Nafkah Batin Istri

Mengintrospeksi Diri Agar Selalu DISAYANG ISTRI:

32 DOSA SUAMI yg MERESAHKAN HATI ISTRI

1. Lalai Berbakti kepada orang tua setelah menikah
2. Kurang serius dalam mengharmonisasikan antara istri dan org tua
3. Ragu dan buruk sangka kepada istri
4. Kurang memiliki sikap cemburu terhadap istri
5. Meremehkan kedudukan istri
6. Melepaskan kendali kepemimpinan & menyerahkannya kepada istri
7. Memakan Harta istri secara batil
8. Kurang semangat dalam mengajari istri ajaran-ajaran agamanya
9. Bersikap pelit terhadap istri
10. Datang secara tiba-tiba setelah lama pergi
11. Banyak mencela dan mengkritik istri
12. Kurang berterima kasih dan memotivasi istri
13. Banyak bersengketa dengan istri
14. Lama memutus hubungan & meninggalkan istri tanpa sebab yg jelas
15. Sering berada di luar rumah & jarang bercengkrama dgn keluarga
16. Interaksi yg buruk dengan istri
17. Tidak menganggap penting berdandan untuk istri
18. Kurang perhatian terhadap Doa yang dituntun ketika menggauli istri
19. Kurang memperhatikan Etika, Hikmah dan Hukum hubungan badan
20. Menyebarkan rahasia ranjang
21. Tidak mengetahui kondisi biologis perempuan
22. Menggauli istri ketika haid
23. Menggauli istri pada duburnya
24. Memukul istri tanpa alasan
25, Kesalahan tujuan poligami
26. Tidak bersikap Adil antara beberapa istri
27. Terburu-buru dalam urusan Talak
28. Tidak mau mentalak, padahal sudah tidak mungkin ada perbaikan & kecocokan
29. Mencela istri setelah berpisah dengannya
30. Menelantarkan anak-anak setelah mentalak istri
31. Kurang setia terhadap istri
32. Kurang puas dan selalu melirik perempuan lain

Begitu banyak salah yang tak kukira……

Kesalahan Terbesar Suami Terhadap Isteri

1.MENELANTARKAN ISTRI

Setiap suami harus memahami bahwa istri adalah amanah yang dibebankan dipundak suami dan merupakan keharusan baginya untuk memberikan nafkah sejauh kemampuannya. Suami memberi makan dan minum seba­gaimana makanan dan minumannya, memberikan pakaian sebagaimana pakaiannya dan janganlah berlaku zalim ke­padanya. Berikut ini beberapa hadits Rasulullah saw. yang menganjurkan untuk bersikap baik terhadap istri, antara lain sebagai berikut.

"Takutlah kalian kepada Allah dalam memperlakukan istri-istri kalian, sesungguhnya kalian menikahi mereka dengan amanah Allah, menghalalkan kehormatan mereka dengan kalimat Allah, dan kalian juga berkewajiban untuk memberi nafkah serta pakaian kepada mereka dengan baik." (HR Muslim)

"Cukuplah itu sebuah dosa bagi seseorang yang mengabaikan tanggung jawab terhadap orang-orang yang menjadi tanggungannya. " (HR Muslim)

Maksudnya, mengabaikan orang-orang yang menjadi tanggungan, seperti istri, anak-anak, dan orang-orang yang berada di bawah naungan tanggung jawabnya.

“Satu dinar yang kalian belanjakan dijalan Allah, satu dinar yang kalian belanjakan untuk memerdekakan budak, satu dinar yang kalian nafkahkan untuk fakir miskin, dan satu dinar yang kalian belanjakan untuk keluargamu, (di antara itu semua) yang lebih besar pahalanya adalah satu dinar yang kalian belanjakan untuk keluargamu” (HR. Muslim)

Kandungan hadis ini tidak bertujuan bahwa seorang suami mendapatkan pilihan untuk membelanjakan harta kepada keluarganya atau tidak membelanjakan hartanya. Akan tetapi, tidak seharusnya seorang suami membelanjakan hartanya kepada orang lain dan membiarkan keluarganya tanpa makanan dan pakaian. Hal yang fardu tentunya jauh lebih utama daripada yang sunnah, dan memberi makan kepada keluarga merupakan suatu keharusan bagi seorang suami. Rasulullah saw. bersabda,

"Yang terbaik di antara kalian adalah yang terbaik perlakuannya terhadap keluarganya. Dan aku adalah yang paling baik di antara kalian terhadap keluargaku. " (HR Tirmidzi dan disahihkannya, HR lainnya, dan disahihkan oleh al-Albani dalam silsilah hadits,)

Seorang suami yang memberikan makanan kepada ke­luarga dan membelanjakan hartanya untuk mereka akan mendapatkan pahala besar di sisi Allah swt., dalam sebuah hadits disebutkan,

"Sesungguhnya seorang muslin apabila membelanjakan harta, untuk keluarganya, kemudian dia mengharapkan ridha Allah swt. , maka dia akan memperoleh pahala seperti pahala sedekah. " " HR Muslim

Hendaklah seorang suami mengetahui bahwa istri akan lemah bila tidak memiliki harta atau makanan pokok. Oleh karena itu, keharusan bagi suami sesegera mungkin meme­nuhi segala kebutuhannya, sehingga dia dapat terhindar dari menyimpang. Karena kebutuhan wanita kepada harta dapat mendorongnya untuk melakukan penyimpangan dan kejahatan. Oleh karena itu, menafkahkan harta kepada istri adalah sebuah kewajiban kepada setiap suami dalam selu­ruh fase kehidupannya. Hal itu merupakan kewajiban ayah­nya jika dia belum menikah. Menjadi kewajiban suami jika dia sudah menikah dan kewajiban saudara laki-laki jika dia belum menikah untuk menafkahkan saudara perempuannya -- seandainya ayahnya sudah meninggal dunia atau sudah tidak mampu lagi menafkahkannya.

Begitulah yang sebenarnya, Islam tidak mengharuskan seorang wanita membiayai dirinya sendiri, karena seorang istri mudah sekali mendatangkan fitnah. Ketika undang- undang barat meniadakan kewajiban menafkahi anak yang sudah berusia delapan belas tahun ke atas, maka banyak gadis-gadis yang menyeleweng menjadi wanita penghibur sehingga terjadilah dekadensi moral di tengah kehidupa masyarakat. Sungguh Islam telah membentengi wanita, dan memeliharanya dari kehancuran moral sejak Islam mewajibkan kepada keluarga dan kerabatnya untuk memberikan nafkah kepada saudara perempuannya.

Atas dasar ini semua, termasuk dosa besar jika seorang suami mengabaikan untuk memberikan nafkah kepada istrinya, karena dia telah melalaikan kewajiban yang telah diamanatkan agama terhadap istrinya.

2.MEMUKUL dan MENGHINA ISTRI

Rasulullah saw. Pernah ditanya, apa kewajiban seorang suami terhadap istrinya ? beliau menjawab,

"(Kewajibannya adalah) Memberi makan kepada istrinya apabila dia makan, mengenakan pakaian kepadanya jika dia memakai baju, tidak menghinanya, tidak memukul kecuali pukulan yang tidak membahayakan, dan tidak juga meninggalkannya kecuali di dalam rumah.” ( HR Abu Dawud, an-Nasa'i, dan Ibnu Maajah, dengan sanad yang baik.)

Dalam riwayat Ibnu Maajah Rasulullah saw. mengata­kan, "Tidak memukul dan menghinanya."

Maksud kata tidak menghina adalah sang suami tidak mengeluarkan sumpah serapah atau kata-kata yang me­nyakitkan hati sang istri. Islam membolehkan memukul seorang istri yang melakukan pembangkangan terhadap suaminya, sebagai salah satu bentuk pendidikan untuk me­ngembalikan dan menyadarkan sang istri kepada jalan yang benar, dengan harapan menaati sang suaminya kembali. Pukulan tersebut hendaknya tidak menciderai dan meninggalkan bekas, melainkan hanya dijadikan sebagai salah satu jalan untuk memperbaiki akhlaknya, hal itu pun terpaksa dilakukan oleh seorang suami setelah seorang suami mem­berikan pandangan dan nasihat kepada istrinya, serta me­ninggalkannya di tempat tidur. Rasulullah sangat heran kepada seorang suami yang memukuli istrinya dengan pu­kulan yang menciderai, kemudian pada hari berikutnya dia menggaulinya tanpa ada perasaan malu dan menyesal sedikit pun. Rasulullah SAW. Bersabda :

"Alangkah tidak pantasnya, jika seseorang di antara kalian memukuli istrinya seperti memukuli seorang budak, kemudian pada hari berikutnya dia menggauli istrinya itu. " (HR Bukhori dan Muslim)

Demi Allah ! bagaimana hal ini bisa terjadi , wahai para suami ? Sesungguhnya hal ini adalah pertentangan besar yang tidak pernah terjadi pada orang yang memiliki akal sehat, sedangkan Nabi SAW. Dalam hidupnya belum pernah sekalipun memukul istri-istrinya.

Jika seorang istri durhaka kepada suami dan berani membawa orang lain yang dibenci suami ke dalam rumah­nya ketika, sang suami berada di luar, maka suami boleh memberi sanksi mendidik berupa pukulan yang tidak membahayakan. Pukulan ini bukanlah satu-satunya sarana, melainkan bagian dalam rangkaian metode-metode pendi­dikan yang bertujuan untuk memperbaiki dan meluruskan akhlak sang istri setelah menggunakan cara-cara lain berupa memberikan pandangan, nasihat, pisah tempat tidur, dan lain sebagainya. Tentunya, seorang suami lebih mengetahui bagaimana dia memperbaiki istrinya. Pukulan yang me­nimbulkan istri benci, dan menambahkan kedurhakaannya, bukanlah sesuatu yang kita harapkan, bahkan hal itu ber­tentangan dengan kemaslahatan rumah tangga. Memukul dengan tujuan menyiksa dan lain sebagainya serta tidak bertujuan memperbaiki bukanlah pendidikan Islam. Karena pukulan yang menyakiti, menciderai atau membuat cacat tidak pernah ada dalam hadits Rasulullah saw.. Walaupun kita mengetahui bahwa al-kay 'besi panas' dalam proses pendidikan adalah obat terakhir, maka pukulan bukanlah sarana pamungkas, akan tetapi sarana terakhir yang digu­nakan jika dilihat ada manfaatnya. Rasululullah saw. ber­sabda :

“Seorang suami yang baik dari kalian itu tidak memukul (istrinya)”

Khamis, 23 Mei 2013

Elak beli bahan mentah rosak

Pemakanan sihat bermula daripada sumber yang segar sama ada dibeli di pasar basah atau pasar raya. Ketika ke pasar, ada orang begitu senang memilih. Segelintir pula begitu teliti.

Namun, sejauh mana pengetahuan anda ketika membeli barangan dapur seperti ayam, daging, makanan laut (ikan, udang, sotong dan kerang) untuk dijadikan hidangan bagi memastikan semua ahli sekeluarga mendapat khasiat terbaik menerusi bahan itu.

Jika tersilap beli, anda pasti kecewa. Ini kerana ada sesetengah peniaga meletakkan bahan pengawet atau memercikkan dengan air atau meletakkan ketulan ais supaya tampak segar, tetapi hakikatnya sudah rosak dan tidak berkualiti.

Berikut, panduan Kementerian Kesihatan untuk membantu anda memilih produk makanan segar.

Ikan

* Pilih ikan dengan kulit kilat dan cerah.
* Kulit tidak berlendir tebal. Lendirnya tidak berlumut atau berlumpur.
* Matanya jernih, bercahaya dan tidak terbenam.
* Insang berwarna merah cerah, bukannya pucat. * Baunya tidak terlalu busuk.
* Isi pejal.
* Perut tidak pecah.

Daging

* Pilih daging yang berwarna merah cerah.
* Tidak berbau busuk.
* Tidak berlendir.
* Elakkan dari yang ada banyak lemak.

Ayam

* Kulitnya cerah dan tidak lebam.
* Tidak berlendir dan berbau busuk.
* Isi pejal.
* Tidak banyak lemak.

Udang atau sotong

* Kulit cerah dan bersinar.
* Kepala tidak tertanggal.
* Tidak berbau busuk.
* Tidak berlendir.
* Isi pejal.

Kerang-kerangan

* Kulit kerang masih tertutup.
* Cengkerang tidak banyak lumpur.
* Tidak berlendir dan berbau busuk.
* Cengkerangnya tidak pecah.

BAM: Tukar Pemimpin

Khairy anggap BAM dalam krisis; cadang suntik muka baru
Putrajaya: Bertanggungjawab sepenuhnya, berundur dan bagi peluang muka baru menerajui Persatuan Badminton Malaysia (BAM). Itu kesimpulan untuk badan induk itu berikutan kekalahan memalukan skuad negara di Piala Sudirman, kelmarin.
Bahkan, Menteri Belia dan Sukan, Khairy Jamaluddin Abu Bakar menganggap BAM kini sedang dilanda krisis yang perlu diperbaiki segera - satu daripada cadangannya ialah menukar barisan pemimpin sedia ada untuk mengembalikan kegemilangan badminton negara.
Saya hormat keputusan BAM nak pilih sesiapa saja yang sesuai untuk jadi pegawai, tetapi saya harap mereka juga akan dengar pandangan KBS yang mewakili suara rakyat bahawa ada sesuatu yang tak berapa kena pada pengurusan pada waktu dan ketika ini." Khairy Jamaluddin Abu Bakar, Menteri Belia dan Sukan
Kekalahan memalukan kepada Taiwan dan Jerman juga mengundang rasa kecewa bekas pemain beregu negara, Jalani Sidek yang senada dengan Khairy apabila menyoal sistem diguna pakai BAM sambil membidas badan induk itu hanya tahu bida hak tuan rumah, tetapi tidak tahu mencanang barisan terbaik.
Khairy kecewa
Tanpa berniat campur tangan, Khairy merasakan saranan itu memang tepat kerana BAM dijadualkan mengadakan sesi pemilihan jawatankuasa baru akhir bulan ini dan beliau berharap ahli jawatankuasa badan induk bijak membuat pilihan mencari barisan pemimpin berwibawa.
Beliau yang turut menyaksikan perlawanan menentang Jerman di Stadium Nasional, kelmarin tidak menyembunyikan rasa kecewa dengan prestasi pemain dan menyifatkan sebagai suatu krisis.
“Prestasi malam tadi memang mengecewakan. Sebab itu saya percaya mereka ada krisis. Saya sendiri tengok perlawanan itu. Tak pernah berlaku dalam sejarah Malaysia tewas kepada Jerman dan Taiwan. Kalau itu dianggap bukan krisis...saya tak tahulah,” katanya ketika sesi wawancara bersama BH di sini, semalam.
Namun, beliau menegaskan peminat perlu faham menteri tidak berkuasa merombak struktur pengurusan persatuan kerana terikat dengan perlembagaan persatuan.
Pegawai atasan badminton harus dengan pandangan
Namun, katanya, kementerian berhak menentukan setiap bantuan diberi kepada persatuan perlu ada hasil seperti diharapkan iaitu peningkatan dan pencapaian atau dalam erti kata lain - bantuan sedia ada boleh dikaji semula.
“Saya hormat keputusan BAM nak pilih sesiapa saja yang sesuai untuk jadi pegawai, tetapi saya harap mereka juga akan dengar pandangan KBS yang mewakili suara rakyat bahawa ada sesuatu yang tak berapa kena pada pengurusan pada waktu dan ketika ini.
“Oleh kerana akan ada pemilihan baru tak lama lagi, saya harap kita boleh bincang dengan kepimpinan baru supaya dapat susun semula BAM,” katanya.
Sementara itu, Jailani menyoal sistem diguna pakai BAM kerana dengan dana penajaan diperoleh badan induk itu mereka masih gagal melahirkan pemain bertaraf dunia.
“Dengan penajaan yang diterima ini saja ke pemain yang kita ada? Sampai bila kita mahu harapkan Lee Chong Wei sedangkan pemain lain tidak ke mana. Saya tidak terkejut jika sudah tidak ada orang mahu menyaksikan perlawanan badminton lagi selepas Chong Wei bersara kerana peminat pasti sudah jemu apabila pemain negara sering tewas.
“Situasi ini jelas menggambarkan ada sesuatu yang tidak kena dengan sistem BAM itu sendiri kerana mereka terus gagal melahirkan pemain bertaraf dunia. BAM hanya tahu bida hak tuan rumah, tetapi tidak tahu mempersiapkan pasukan terbaik bagi menghadapi saingan Piala Sudirman, seolah-olah tidak ada kerja rumah yang dilakukan selepas bidaan dibuat,” kata Jailani.

Tak perlu risau harga kereta turun

Industri automotif bakal menyaksikan persaingan yang sihat jika kerajaan menurunkan harga kereta secara berperingkat, kata Ketua Eksekutif BMW Group Malaysia Gerhard Pils.
Beliau berkata, penurunan itu akan menyebabkan PROTON Holdings Bhd dan Perusahaan Otomobil Kedua Sdn Bhd (PERODUA) perlu bersaing dengan kereta import di pasaran tempatan dan juga antarabangsa.
“Pengeluar tempatan tidak perlu bimbang jika kerajaan mengurangkan harga kereta. Mereka perlu mula berfikir bagaimana menambah baik kereta tempatan dan bersaing dengan pengeluar antarabangsa yang lain seperti Honda, Mazda dan Mercedes Benz,” katanya kepada BERNAMA.
Jika kerajaan mengurangkan harga kereta secara serta merta seperti yang diingini oleh pembangkang, ia hanya membawa berita baik kepada pembeli tetapi tidak kepada pengeluar dan pengedar seperti kami." Gerhard Pils, Ketua Eksekutif BMW Group Malaysia
Cipta teknologi baru
Pils berkata, kedua-dua pengeluar tempatan dan asing boleh mengadaptasikan teknologi canggih, buka saja bagi mencipta teknologi baharu tetapi juga mengembangkan teknologi yang sedia ada untuk mencipta masa depan industri automotif yang lebih cerah.
“Mereka boleh mengadaptasikan teknologi tinggi, yang dimiliki pesaing masing-masing dan mereka boleh meningkatkan kelemahan masing-masing dengan mengkaji teknologi tinggi,” katanya.
Pils berkata, penurunan harga kereta secara berperingkat juga akan membuka minda pengeluar untuk mencipta sesuatu yang lebih canggih bagi menarik perhatian pembeli.
Beliau menyokong inisiatif kerajaan dalam menurunkan harga kereta secara berperingkat kerana ia dapat menjaga kepentingan industri automotif tempatan.
“Jika kerajaan mengurangkan harga kereta secara serta merta seperti yang diingini oleh pembangkang, ia hanya membawa berita baik kepada pembeli tetapi tidak kepada pengeluar dan pengedar seperti kami.
Kaji harga runcit
“Jika ia dilakukan secara perlahan-lahan, iaitu berperingkat, ia akan memberikan kami masa untuk mengkaji harga runcit baharu kereta yang sesuai dengan kos bahan mentah, pengeluaran dan lain-lain lagi,” katanya.
Pils turut yakin bahawa industri automotif akan terus berkembang dengan pesat di Malaysia jika penurunan harga kereta itu berlaku.
Kerajaan sebelum ini memberi jaminan akan melaksanakan Aku Janji yang dibuat oleh Barisan Nasional (BN) pada pilihan raya umum yang lalu mengenai penurunan harga kereta secara berperingkat.